Alhamdulillah, akhirnya dihari minggu yang agak mendung ini, aku bisa kembali berkarya lewat blog lagi. hihi . .
setelah berkutat lelah, berjuang untuk bisa mendapatkan gelar Ahli Madya Kebidanan. stelah masa-masa ini aku akan melewati fase kehidupan yang tentunya jauh lebih sulit, dimana aku dituntut untuk mampu survive tanpa tanggung jawab dari pihak kampus. hiks . .
ini adalah foto wisudaku bersama direktur poltekkes kemenkes malang, ku harap kamu liat ini mii. .
Welcome to my blog, This is my personal blog where I talk about just anything. .
Sabtu, 29 Oktober 2011
Selasa, 13 September 2011
mahkota- rindu yang terlarang
Sekian lama sudah kita telah berpisah
Ku rasa kini engkau tak sendiri lagi
Aku pun kini juga seperti dirimu
Satu hati telah mengisi hidupku
Tak perlu engkau tahu rasa rindu ini
Dan lagi mungkin kini kau telah bahagia
Namun andai kau dengar syair lagu ini
Jujur saja aku sangat merindukanmu
Memang tak pantas mengkhayal tentang dirimu
Sebab kau tak lagi seperti yang dulu
Kendati berat rasa rinduku padamu
Biarkan ku hadang rinduku terlarang
Ku puisikan rindu di hatiku
Ku harap tiada seorang pun tahu
Biar ku simpan saja
Biar ku pendam sudah
Terlarang sudah rinduku padamu
Kendati berat rasa rinduku padamu
Biarkan ku hadang rinduku terlarang
Ku puisikan rindu di hatiku
Ku harap tiada seorang pun tahu
Biar ku simpan saja
Biar ku pendam sudah
Terlarang sudah rinduku padamu
Terlarang sudah rinduku padamu
Ku rasa kini engkau tak sendiri lagi
Aku pun kini juga seperti dirimu
Satu hati telah mengisi hidupku
Tak perlu engkau tahu rasa rindu ini
Dan lagi mungkin kini kau telah bahagia
Namun andai kau dengar syair lagu ini
Jujur saja aku sangat merindukanmu
Memang tak pantas mengkhayal tentang dirimu
Sebab kau tak lagi seperti yang dulu
Kendati berat rasa rinduku padamu
Biarkan ku hadang rinduku terlarang
Ku puisikan rindu di hatiku
Ku harap tiada seorang pun tahu
Biar ku simpan saja
Biar ku pendam sudah
Terlarang sudah rinduku padamu
Kendati berat rasa rinduku padamu
Biarkan ku hadang rinduku terlarang
Ku puisikan rindu di hatiku
Ku harap tiada seorang pun tahu
Biar ku simpan saja
Biar ku pendam sudah
Terlarang sudah rinduku padamu
Terlarang sudah rinduku padamu
Sabtu, 10 September 2011
10 september 2011
Belum cukup kuat untuk mendefinisikan apa yang saya rasa saat ini, hari dan di tanggal ini, hari sabtu tanggal 10 september.
Sebagian hati saya mulai terbiasa dan berusaha menganggap biasa tetapi saya sangat mengerti bahwa sebagian besar hati saya belum cukup tegar melewati moment 10 september 2011 dan yang cukup pasti, mungkin ketidaktegaran saya ini tidak akan dirasa oleh tommy.
Saya mungkin cemburu ataupun tidak menerima dengan keberadaan kekasih barunya itu, tetapi sebenarnya kecemburuan saya itu hanyalah bentuk ketidakberdayaan saya untuk menyaingi betapa baiknya perempuan itu.
Hingga pada suatu waktu, saya membaca suatu quote yang singkat tetapi menampar ketidaksadaran saya. Intinya "jika seseorang yang saya cinta belum mampu merasakan berartinya saya, maka pada saat itu pula saya harus mencukupkan cinta itu hanya disitu, karena saya harus mencintai diri saya sendiri"
Masalalu mengusik itu wajar dan memang Tuhan menciptakan masalalu agar saya mampu menghargai apa yang saya jalani hari ini. Saya percaya bahwa semua yang saya miliki adalah pemberianNYA, dan jika pada saatnya saya merasa tidak mampu menjaga semua ini, saya akan berusaha mengembalikan semua ini. Ya, rasa ini, cinta yang saya rasa untuk tommy, hanyalah pemberian Allah, dan dalam ketidakberdayaan serta kepasrahan, saya hanya mampu menyerahkan kembali rasa ini. Karena saya tahu, bahwa naungan terbaik rasa ini, bukan karena adanya saya ataupun tommy tetapi karena naunganNYA.
Saya hanya ingin tenang menatap masa depan tanpa terbayang-bayang kesalahan dimasalalu. Insya Allah, saya pasti berdamping dengan seseorang yang benar-benar saya butuhkan.
Tommy, mungkin ini mampu menjadi tahun ke 6 tetapi aku tahu kamu sangat bahagia saat ini. Dan sungguh egois, seandainya aku menghadirkan diriku dan lukaku ditengah kebahagianmu bersamanya. .
Sebagian hati saya mulai terbiasa dan berusaha menganggap biasa tetapi saya sangat mengerti bahwa sebagian besar hati saya belum cukup tegar melewati moment 10 september 2011 dan yang cukup pasti, mungkin ketidaktegaran saya ini tidak akan dirasa oleh tommy.
Saya mungkin cemburu ataupun tidak menerima dengan keberadaan kekasih barunya itu, tetapi sebenarnya kecemburuan saya itu hanyalah bentuk ketidakberdayaan saya untuk menyaingi betapa baiknya perempuan itu.
Hingga pada suatu waktu, saya membaca suatu quote yang singkat tetapi menampar ketidaksadaran saya. Intinya "jika seseorang yang saya cinta belum mampu merasakan berartinya saya, maka pada saat itu pula saya harus mencukupkan cinta itu hanya disitu, karena saya harus mencintai diri saya sendiri"
Masalalu mengusik itu wajar dan memang Tuhan menciptakan masalalu agar saya mampu menghargai apa yang saya jalani hari ini. Saya percaya bahwa semua yang saya miliki adalah pemberianNYA, dan jika pada saatnya saya merasa tidak mampu menjaga semua ini, saya akan berusaha mengembalikan semua ini. Ya, rasa ini, cinta yang saya rasa untuk tommy, hanyalah pemberian Allah, dan dalam ketidakberdayaan serta kepasrahan, saya hanya mampu menyerahkan kembali rasa ini. Karena saya tahu, bahwa naungan terbaik rasa ini, bukan karena adanya saya ataupun tommy tetapi karena naunganNYA.
Saya hanya ingin tenang menatap masa depan tanpa terbayang-bayang kesalahan dimasalalu. Insya Allah, saya pasti berdamping dengan seseorang yang benar-benar saya butuhkan.
Tommy, mungkin ini mampu menjadi tahun ke 6 tetapi aku tahu kamu sangat bahagia saat ini. Dan sungguh egois, seandainya aku menghadirkan diriku dan lukaku ditengah kebahagianmu bersamanya. .
Sabtu, 03 September 2011
4 september 2011, 03:40 pagi
Dalam diri terdapat nyawa yang terselimuti oleh raga. Raga ini yang berjalan menuju ketetapan akhir, menuju keputusan hidup paling mutlak. Entah hal apa yang kita temui lebih dahulu.
Setiap manusia mempunyai jalur tersendiri dengan cara yang berbeda-beda untuk menemui ketetapan yang memutus segala hal yang awalnya biasa menjadi tidak biasa. Hal itu adalah "JODOH" dan "AJAL"
Ya Robb, aku terlalu naif dengan niat dan tujuanku yang terkadang tidak sejujur ketika KAU beri kesempatan untuk ku menghirup indahnya nafas dunia dengan semua kekomplekskannya. Satu yang pasti, aku takkan pernah tahu pada batas mana langkah atas inginku akan terhenti. Mungkin JODOH atau mungkin pula pada AJAL. Apapun itu, Allah. Ku harap kesucian niatku tetap KAU jaga. Beri aku cukup waktu untuk mampu melewati ketetapan akhirMU secara sempurna. Bimbing aku, Allah. Untuk tetap ada dalam mencari ridhaMU. Temaniku difase awal ini, diperiodeku sebagai insan yang mulai mengambil tanggungjawab sebagai seorang BIDAN. Mudah-mudahan segala sesuatu yang ku lakukan tetap dalam naunganMU, tetap ada dalam jalurMU.
Kapanpun ketetapan akhir itu menghampiriku, ku harap jadikan hatiku dan keluarga ridha dengan hal itu.
Dimalam ini, ya Allah. Ku titipkan cita-cita dan seseorang yang ku cinta dalam jemariMU.
Tuntun hati ini selalu dalam menggapai cita-cita, agar mampu ku lihat senyum kebahagiaan dalam air muka orangtua dan keluarga, agar kuat aku melewati segala rintangan untuk membahagiakan ibu dan ayahku.
PadaMU pula ya Robb, ku selipkan sebuah nama dalam genggamanMU. Bahagiakan ia, Allah. KAU yang Maha Memiliki hati. Lembutkanlah hatinya.
Aku bersimpuh ikhlas dengan semua inginMU, ya Robb.
Luaskanlah hati dan pemikiranku akan segala ketentuan mutlak yang akan terjadi dalam ragaku, hatiku. . . . . Amin, Allahumma Amin. .
Setiap manusia mempunyai jalur tersendiri dengan cara yang berbeda-beda untuk menemui ketetapan yang memutus segala hal yang awalnya biasa menjadi tidak biasa. Hal itu adalah "JODOH" dan "AJAL"
Ya Robb, aku terlalu naif dengan niat dan tujuanku yang terkadang tidak sejujur ketika KAU beri kesempatan untuk ku menghirup indahnya nafas dunia dengan semua kekomplekskannya. Satu yang pasti, aku takkan pernah tahu pada batas mana langkah atas inginku akan terhenti. Mungkin JODOH atau mungkin pula pada AJAL. Apapun itu, Allah. Ku harap kesucian niatku tetap KAU jaga. Beri aku cukup waktu untuk mampu melewati ketetapan akhirMU secara sempurna. Bimbing aku, Allah. Untuk tetap ada dalam mencari ridhaMU. Temaniku difase awal ini, diperiodeku sebagai insan yang mulai mengambil tanggungjawab sebagai seorang BIDAN. Mudah-mudahan segala sesuatu yang ku lakukan tetap dalam naunganMU, tetap ada dalam jalurMU.
Kapanpun ketetapan akhir itu menghampiriku, ku harap jadikan hatiku dan keluarga ridha dengan hal itu.
Dimalam ini, ya Allah. Ku titipkan cita-cita dan seseorang yang ku cinta dalam jemariMU.
Tuntun hati ini selalu dalam menggapai cita-cita, agar mampu ku lihat senyum kebahagiaan dalam air muka orangtua dan keluarga, agar kuat aku melewati segala rintangan untuk membahagiakan ibu dan ayahku.
PadaMU pula ya Robb, ku selipkan sebuah nama dalam genggamanMU. Bahagiakan ia, Allah. KAU yang Maha Memiliki hati. Lembutkanlah hatinya.
Aku bersimpuh ikhlas dengan semua inginMU, ya Robb.
Luaskanlah hati dan pemikiranku akan segala ketentuan mutlak yang akan terjadi dalam ragaku, hatiku. . . . . Amin, Allahumma Amin. .
Minggu, 28 Agustus 2011
Hal yang paling kurang nyaman adalah ketika kita tertawa ditengah-tengah kegalauan yang singgah
sejujurnya, aku terlalu tak mau menanggalkan cinta yang ku nikmati berakhir disini. Tetapi keadaan memaksaku untuk tak menoleh pada cinta, cinta yang hanya menjadi milikku
aku mencintaimu, merindumu, menyayangimu sepanjang hayatku
tetapi itu saja belum cukup, karena tanpa cinta yang terbalas, aku takkan mampu bertahta bersama cinta itu
aku memang tak seindah bidadarimu
aku tak mampu menyisakan terang dihatimu, tak mampu ada menghapus airmata luka itu
tetapi hidup adalah terus pada pilihan. Dan ada kalanya pilihan yang kurang tepat perlu kita pilih sebagai alternatif untuk memperoleh kebahagiaan
aku ingin terus menulis, menulis dan menulis. Karena mungkin dengan cara itu, aku dapat berbagi tanda tanya
aku memang tak berharga, namun cinta yang ku punya lebih berharga dari yang kau kira. . .
sejujurnya, aku terlalu tak mau menanggalkan cinta yang ku nikmati berakhir disini. Tetapi keadaan memaksaku untuk tak menoleh pada cinta, cinta yang hanya menjadi milikku
aku mencintaimu, merindumu, menyayangimu sepanjang hayatku
tetapi itu saja belum cukup, karena tanpa cinta yang terbalas, aku takkan mampu bertahta bersama cinta itu
aku memang tak seindah bidadarimu
aku tak mampu menyisakan terang dihatimu, tak mampu ada menghapus airmata luka itu
tetapi hidup adalah terus pada pilihan. Dan ada kalanya pilihan yang kurang tepat perlu kita pilih sebagai alternatif untuk memperoleh kebahagiaan
aku ingin terus menulis, menulis dan menulis. Karena mungkin dengan cara itu, aku dapat berbagi tanda tanya
aku memang tak berharga, namun cinta yang ku punya lebih berharga dari yang kau kira. . .
Kamis, 25 Agustus 2011
"selamat hari lahir, pelangiku"
inginku genggam erat tanganmu disore kemarin. Tetapi aku tahu dan sangat tahu bahwa hatiku terlalu kelu kala ku mengerti ada dia disampingmu. Semua terasa berhenti didetik kita berjabat tangan dalam waktu yang berbeda. Sungguh mungkin aku terlalu naif saat itu, tapi gemuruh dihatiku menguasai semua perasaat disaat itu.
Aku terlalu rapuh menatapmu, aku terlalu tak mampu merelakan kebersamaan kita yang tlah kau bagi di 3 tahun lalu, kala aku hanya berusaha mendewasakanmu dengan waktu.
Aku mencintaimu, yah.
Aku ingin terus mencintaimu. Meski keadaan terus mendesakku dalam perjodohan orangtuaku. Aku tak mampu menahan peluk ku, aku belum mampu merelakan cintamu terbagi, aku belum sanggup.
Maafkan kebodohan yg ku lakukan, maafkan luka yang terlanjur ku jadikan penutup kisah kita.
Selamanya, kamu tetap pemilik hatiku, PEMILIK HATIKU
inginku genggam erat tanganmu disore kemarin. Tetapi aku tahu dan sangat tahu bahwa hatiku terlalu kelu kala ku mengerti ada dia disampingmu. Semua terasa berhenti didetik kita berjabat tangan dalam waktu yang berbeda. Sungguh mungkin aku terlalu naif saat itu, tapi gemuruh dihatiku menguasai semua perasaat disaat itu.
Aku terlalu rapuh menatapmu, aku terlalu tak mampu merelakan kebersamaan kita yang tlah kau bagi di 3 tahun lalu, kala aku hanya berusaha mendewasakanmu dengan waktu.
Aku mencintaimu, yah.
Aku ingin terus mencintaimu. Meski keadaan terus mendesakku dalam perjodohan orangtuaku. Aku tak mampu menahan peluk ku, aku belum mampu merelakan cintamu terbagi, aku belum sanggup.
Maafkan kebodohan yg ku lakukan, maafkan luka yang terlanjur ku jadikan penutup kisah kita.
Selamanya, kamu tetap pemilik hatiku, PEMILIK HATIKU
Sabtu, 20 Agustus 2011
1 season1 season
10hari terakhir ramadhan, cepatnya. Dan si aku masih ada di timur pulau jawa, dengan apel sebagai icon nya. Red= kota malang.
Hari, minggu, dan tahun berlalu tanpa ku duga. Kini kepulanganku ke kota asal membawa sekotak rasa yang mengharu biru. Yaa, sebentar lagi aku akan menjalani yudisium lulusan bidan 2011. Dengan membawa sedikit ilmu, ku harap akan bermanfaat bagi diriku dan masyarakat. Mudah-mudahan ditahun ini, bisa tercapai inginku menjadi bidan desa.
Amin
malam ini, ditemani cahaya yang menari. Ingin ku rangkum kegelisahanku. Dalam sekian kali sujud terakhirku, ku coba menitipkan rindu, yang ku harap mampu tersampaikan lewat kabel-kabel batiniah dimanapun ia berada saat ini.
Mengharapkan seseorang kuanalogikan sebagai metode kontrasepsi dalam ilmu kebidanan.
Ada 2 tipe, ada alamiah ataupun hormon kombinasi. Seperti halnya dengan menggunakan alat kontrasepsi, ada metode alamiah.
To be continued
Hari, minggu, dan tahun berlalu tanpa ku duga. Kini kepulanganku ke kota asal membawa sekotak rasa yang mengharu biru. Yaa, sebentar lagi aku akan menjalani yudisium lulusan bidan 2011. Dengan membawa sedikit ilmu, ku harap akan bermanfaat bagi diriku dan masyarakat. Mudah-mudahan ditahun ini, bisa tercapai inginku menjadi bidan desa.
Amin
malam ini, ditemani cahaya yang menari. Ingin ku rangkum kegelisahanku. Dalam sekian kali sujud terakhirku, ku coba menitipkan rindu, yang ku harap mampu tersampaikan lewat kabel-kabel batiniah dimanapun ia berada saat ini.
Mengharapkan seseorang kuanalogikan sebagai metode kontrasepsi dalam ilmu kebidanan.
Ada 2 tipe, ada alamiah ataupun hormon kombinasi. Seperti halnya dengan menggunakan alat kontrasepsi, ada metode alamiah.
To be continued
Langganan:
Postingan (Atom)
